Traveling Sendirian? Ini Yang Harus Kamu Persiapkan Agar Aman
Punya rencana buat nyobain solo traveling dalam waktu dekat? Keliling tempat baru sendirian itu emang kedengarannya seru banget, ya. Kamu bebas nentuin jadwal sendiri, bebas bangun jam berapa aja, dan gak perlu pusing kompromi sama ego orang lain. Bener-bener definisi kebebasan mutlak!
Tapi di balik semua keseruan itu, jadi solo traveler berarti kamu harus siap jadi tameng buat dirimu sendiri. Gak ada teman yang bisa dimintain tolong buat jagain tas pas kamu ke toilet, atau teman yang bisa diajak mikir bareng pas kesasar.
Biar agenda jalan-jalan sendirianmu nanti tetap aman, nyaman, dan gak berakhir zonk, yuk simak beberapa catatan penting dari editor yang wajib banget kamu siapin sebelum berangkat!
---
1. Riset Mendalam adalah "Harga Mati"
Sebelum kamu memesan tiket atau buru-buru booking hotel, hal pertama yang wajib kamu lakukan adalah riset sampai akar-akarnya. Cari tahu kultur lokal di tempat tujuan, aturan adat yang gak boleh dilanggar, sampai zona atau wilayah mana saja yang rawan kriminalitas (terutama buat dikunjungi malam hari).
Riset juga soal opsi transportasi umum yang paling aman di sana. Makin banyak informasi yang kamu kantongi, makin kecil celah buat kamu jadi sasaran empuk penipuan (scam) turis. Ingat, persiapan yang matang adalah separuh dari keselamatanmu.
2. Jangan Pernah Pelit Soal Penginapan yang Aman
Bujet pas-pasan atau konsep backpacker itu sah-sah saja, tapi kalau sudah menyangkut tempat tidur untuk solo traveler, tolong jangan cuma cari yang paling murah. Utamakan faktor keamanan dan lokasinya.
Pilihlah penginapan yang punya ulasan (review) bagus dari sesama solo traveler, punya resepsionis 24 jam, dan lokasinya gak berada di dalam gang gelap yang sepi. Mengeluarkan uang sedikit lebih banyak demi keamanan dan ketenangan pikiran selama tidur itu bener-bener investasi yang worth it.
3. Selalu Berbagi Live Location ke Orang Terdekat
Ingat, kamu lagi di kota atau negara orang sendirian. Jangan pernah hilang kontak sama sekali. Pilih minimal satu orang terpercaya di rumah (bisa keluarga atau sahabat) dan bagikan itinerary harianmu secara detail ke mereka.
Manfaatkan fitur share live location via aplikasi chatting selama kamu berpindah tempat. Jadi, misal terjadi sesuatu yang gak diinginkan atau kamu mendadak susah dihubungi, orang rumah tahu persis posisi terakhirmu ada di mana. Ini proteksi diri yang paling mendasar di era digital sekarang.
4. Jaga Sikap dan Hindari Terlihat Bingung di Tempat Umum
Satu hal yang sering bikin solo traveler jadi incaran pelaku kejahatan adalah bahasa tubuh mereka. Kalau kamu lagi tersesat atau kebingungan nyari jalan, usahakan jangan berdiri di pinggir jalan sambil masang muka panik dan megang HP bolak-balik. Itu sama saja kayak ngasih sinyal ke copet atau penipu kalau kamu adalah "mangsa" yang gampang.
Kalau memang bingung, bersikaplah tenang. Masuklah ke minimarket, kafe, atau pos keamanan terdekat, baru deh di dalam sana kamu cek Google Maps dengan santai atau bertanya ke petugas resmi. Intinya, fake it until you make it—tetap terlihat percaya diri seolah kamu sudah hafal daerah itu.
5. Pisahkan Uang Tunai dan Dokumen Penting
Jangan pernah menaruh semua telur dalam satu keranjang, begitu juga dengan uang dan kartu-kartumu. Pisahkan uang tunai yang kamu bawa ke beberapa tempat berbeda. Sebagian kecil taruh di dompet utama untuk transaksi harian, sisanya bisa kamu selipkan di kantong tersembunyi dalam tas, atau ditinggal di safety box hotel.
Hal yang sama berlaku buat dokumen penting kayak KTP, paspor, atau visa. Selalu buat salinan digitalnya (soft file) di Google Drive atau email, jadi kalau amit-amit dompet atau tas utamamu hilang, kamu masih punya bukti identitas diri untuk mengurus ke pihak berwenang.
---
Solo traveling itu bakal jadi pengalaman hidup yang luar biasa dan bikin kamu mentalnya makin mandiri. Asalkan kamu tetap waspada, gak teledor, dan menghargai lingkungan sekitar, perjalananmu pasti bakal aman-aman saja.
Jadi, sudah siap buat bikin cerita petualanganmu sendiri? Safe travels!